OLE777 – PSAI minta DPD mendorong Kemenpora komitmen soal anggaran ke Piala Dunia

PSAI minta DPD mendorong Kemenpora komitmen soal anggaran ke Piala Dunia



Ini timnas sepak bola amputasi sudah lolos ke tingkat dunia. Membanggakanlah.

Jakarta (ANTARA) – Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesien (PSAI) menemui Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/6), untuk meminta bantuan yang mendorong Kemenpial Dunberkomia.

Perwakilan PSAI yang menemui La Nyalla adalah Ketua Umum PSAI Yudi Yahya, Dirtek PSAI Rixhi Saputra, Sri Hartati (Bendahara), Arief P. Kusuma (Manajer), Faishal Rachman (Pembina), Rachmat Priyadi (Pembina), Vincente Mariano (Hidayat (Resmi) ), Warnadi (Pemain), Kabul Efendi (Pemain), dan Yazid Alwi R (Dokumenter).

“Kami minta tolong kepada Ketua DPD RI agar komitmen yang diharapkan oleh Kemenpora segera direalisasikan. Kami yakin sebagai lembaga tinggi, peran DPD RI sangat strategis, sehingga mampu menyuarakan hal ini dan akan jangi Kemen,”

Menurut dia, anggaran dari Kemenpora tersebut akan dimanfaatkan untuk persiapan timnas PSAI yang akan berlaga di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi di Turki, oktober 2022.

“Kami sengaja curhat karena tahu dan yakin Ketua DPD RI masih sangat konsen dalam urusan sepak bola. Selain itu, agar kami mendapat Arahan dan petunjuk, hal apa saja yang harus kami tempuh persiapan kami maksimal,” kata dia pula.

Minoritas Faishal, PSAI tidak dikenal sebagai Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Karena, PSSI belum mengakui keberadaan PSAI.

“PSSI bukan anggota dari perusahaan mana pun. Kami juga tertarik. Tidak ada PSAI dan tas dari PSSI. Tidak boleh memiliki properti yang sama dari FIFA. Ini juga permainan yang bagus,” katanya.

Ketua Umum PSAI Yudi Yahya menarangkan pada awalnya saat PSAI dipandang sebelah mata. Sepulang bermain di Bangladesh, barulah pemerintah dan banyak pihak meliriknya.

“Kemenpora sudah berkomitmen untuk memberangkatkan timnas PSAI ke Piala Dunia nanti. Tapi sampai sekarang komitmen itu belum terlaksana, padahal kami perlu untuk TC, akomodasi dan persiapan lainnya,” kata Yudi.

Yudi menambahkan, bukan hanya untuk dikejutkan oleh media. Dengan pihak swasta juga sudah dilakukan. Salah satunya PSAI yang senang dengan Sharp menjual jersey yang hasil penjualannya semua diserahkan kepada timnas PSAI.

“Hasil jj tersebut sudah mencapai Rp200-an juta. Semoga dengan dikampanyekan oleh Pak Ketua DPD RI, penjualannya juga semakin banyak,” kata dia lag.

Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi prestasi PSAI yang mampu lolos ke tingkat dunia dengan segala keterbatasan.

“Padahal timnas kita saja sekelas SEA Games belum mampu berprestasi. Ini timnas sepak bola amputasi sudah lolos ke tingkat dunia. Membanggakanlah,” ujar La Nyalla.

Terkait permintaan PSAI, Ketua DPD RI akan menagih komitmen Kemenpora agar terealisasi. Selain itu, dirinya akan berusaha membantu agar berbagai pihak ikut berpartisipasi pada persiapan timnas PSAI.

“Nanti kami bantu cari jalan keluarnya. Yang terpenting bagi para pemain tetap fokus berlatih, sehingga lebih berprestasi.

Baca juga: Menpora janjikan dukungan bagi waki Indonesia di Piala Dunia Amputasi

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Redaktur: Budisantoso Budiman
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Sbobet Terpercaya

You Might Also Like

Leave a Reply