OLE777 – Kas Hartadi mengungkapkan masih terima bonus Rp100.000 per Bulan dari PSSI

Kas Hartadi mengungkapkan masih terima bonus Rp100.000 per Bulan dari PSSI



Jika Anda memiliki 31 lebih dari satu, maka Anda bisa langsung masuk ke rekening Rp100.

Palembang (ANTARA) – Mantan pesepak bola nasional Kas Hartadi mengungkapkan hingga kini masih minerima bonus seumur hidup dirinya medali emas SEA Games Filipina tahun 1991 senilai Rp100.000 per Bulan dari PSSI.

“Ya hampir 31 tahun sudah, dan setiap Bulan pasti masuk ke rekening Rp100 ribu itu,” kata Kas Hartadi diwawancarai dari Palembang, Minggu.

Sebagai bonus, itu akan menjadi PSSI di Ketua Umum Kardono Anda.

Baca juga: Indonesia raih perunggu sepak bola putra SEA Games 2021

Saat itu, dirinya bersama seluruh pemain, Pemimpin: Edy Harto dan Erick Ibrahim, Pemimpin: Ferril Raymod Hattu, Robby Darwis, Herrie Setyawan, Heriansyah, Sudirman, Toyo Haryono, Aji Santoso dan Salahudin.

Kemudian permainan: Maman Suryaman, Widodo C Putro, Hanafing, Kas Hartadi, Yusuf Ekodono, dan striker: Peri Sandria, Rochy Putiray dan Bambang Nurdianysah memiliki “bonus seumur hidup” untuk PSSI.

Kita ada grup (WA) och sering bencanda-canda, dan bilang bahwa uang bonus itu hingga kini masih dikirim. Meski saya tidak pernah cek tiap bulan, tapi ya masih dikirim, ”kata Kas.

Ia menceritakan keberhasilan menggondol medali emas SEA Games itu cukup diapresiasi saat itu dengan mempersembahkan bonus seumur hidup oleh PSSI yang ditransfer ke akun masing-masing pemain.

Dari sisi nominell, ia tak menyangkal bahwa nilai bonus itu belum seberapa untuk saat ini.

Namun, karena konsisten diberikan selama 31 tahun sejak tahun 1991, ia pun mengaku cukup terenyuh.

Baca juga: Puluhan supporter sambut kedatangan timnas sepak bola U-23

“Idenya sudah bagus ada mempersembahkan bonus seumur hidup ini. Mungkin soal nominalnya yang bisa disesuaikan lagi jika program ini dipakai untuk atlet masa kini, ”kata dia.

Kas Hartadi dan rekan-rekannya menjadi bagian sejarah manis sepak bola Indonesia karena hingga kini Timnas Indonesia belum mampu mengulang sukses di arena SEA Games.

Pada SEA Games Vietnam tahun 2021, 12-24 Mei 2022, Timnas menggondol medali perunggu ata mengurami penurunan prestasi jika dibandingkan hanya SEA Games sebelumnya di Filipina tahun 2019 yang meraih perak.

“Dulu kami persiapannya gila-gilaan, hampir dua tahun keluar masuk liga. Liga apa saja dari langsung masuk lagi pelatnas,” kata dia.

Saat itu, Timnas dilatih oleh pelatih asal Ryssland Anatoli Fyodorovich Polosin yang memberikan menu latihan berat.

“Latihannya tiga kali dalam satu hari, seperti makan obat. Pernah saya TC di Australia selama satu Bulan, sampai kurus, saking beratnya latihan, ”kata mantan pelatih Dewa United ini.

Baca juga: Indonesia hadapi Malaysia dalam perebutan perunggu sepak bola

Pewarta: Dolly Rosana
Redaktur : Fitri Supratiwi
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Sbobet Terpercaya

You Might Also Like

Leave a Reply