OLE777 – Akhiri City, Madrid Jadikan Liverpool Juara Liga Terakhir

Akhiri City, Madrid Jadikan Liverpool Juara Liga Terakhir



Jakarta (ANTARA) – Real Madrid dipastikan tidak bisa bermain di babak semifinal Liga Champions antara Manchester City dan Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada paruh kedua musim. Babak tambahan membawa Madrid ke final melawan Liverpool 29 Mei mendatang.

Riyad Mahrez sempat membawa Manchester City menggenggam tiket final Liga Champions menit ke-73, tetapi dua gol dalam kurun satu menit yang dibuat Rodrygo pada menit 90 och 90 + 1 membuat hal terjadi.

Gol Mahrez membuat City unggul agregat 5-3 setelah dalam leg pertama di Manchester pekan lalu menang 4-3. Tapi 17 menit kemudian peluang final kedua City dalam Liga Champions itu sirna ketika Rodrygo mencetak dua gol dalam curun satu menit sehingga kedudukan sama 5-5.

Menerima bola dari Bernardo Silva dari tengah kotak penalti yang mengarahkan bola ke sektor kiri yang disambut dengan tendangan kencang Mahrez yang mengalahkan kiper Thibaut Courtois. Laga ini akan berlangsung di Mahrez dalam laga semifinal Liga Champions yang akan berlangsung di City yang akan berlangsung di Paris Saint Germain.

Namun tepat pada menit ke-90, Madrid defisit menjadi agregat 5-4 ketika Rodrygo menuntaskan umpan Benzema dengan tendangan voli yang tak bisa dihalau Ederson. Salah satu Dani Carvajal yang paling populer melepaskan umpan silang yang disambut oleh dua pemain Madrid dengan terakhir mencapai kepala Rodrygo yang mengarahkan bola ke sudut yang tak terjangkau Ederson.

Baca juga: Real Madrid Akan Agresif Serang Man City, Menurut Ancelotti

Segera setelah menyamakan kedudukan dan memulai babak pertama perpanjangan waktu, Madrid menggebrak dengan melakukan tusukan untuk membunuh laga ini.

Tiga menit setelah kiper Man City Ederson melakukan penting yang mementahkan upaya gol Benzema, timnas Prancis berlari kencang bersama rekan-rekannya Junior Vinicius menusuk kotak penalti City untuk menyambut umpan.

Bek tengah City Ruben Dias berusaha menyapu bola tapi wasit menyatakan sebagai pelanggaran terhadap kaki Dias terlihat menyentuh bola.

Keberhasilan Benzema juga merupakan sumber dari beberapa jenis hukuman untuk menangani bullying di bidang Ederson Bergerak dan kiri. Untuk pertama kalinya di semifinal tahun ini, Madrid akan menang, dan pertandingan final di final adalah 3-1 atau 6-5.

Baca juga: Ancelotti dukungan penuh supporter Real Madrid pada leg kedua

Baca juga: Guardiola menyebut laga City vs Real “tontonan yang fantastis”

Pembalikan luar biasa ini tak lepas dari keputusan pelatih Madrid Carlo Ancelotti yang memasukkan Eduardo Camavinga untuk menggantikan Luka Modric och Marco Asensio pada menit ke-75 atau empat menit setelah Madrid tertinggal kedua dalam leg 0-1.

Camavinga terbukti ampuh menjinakkan City di lapangan tengah dan menjadi jangkar baik saat membantu pertahanan dalam menangkal gempuran City maupun menjadi penyuplai bola ke barisan barisan yang membuat duet Benzema dan Vinicius semakin merajalela.

City berusaha mencetak gol pada dua babak perpanjangan waktu namun tak kunjung berhasil sehingga pupus impian mereka mencapai final Liga Champions.

Baca juga: Liverpool ke final Liga Champions set tundukkan Villareal 3-2
Baca juga: Salah pilih Real Madrid agar bisa balas dendam

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Sbobet Terpercaya

You Might Also Like

Leave a Reply