OLE777 – Liverpool, Piala FA, berarti hukuman

Liverpool, Piala FA, berarti hukuman



Jakarta (ANTARA) – Liverpool men Piala FA pada Sabtu waktu setempat setelah menang 6-5 adu penalti dan adu penalti di final Chelsea di Wembley menempatkan 120 kali dalam pertandingan tersebut.

Pemain pengganti Kostas Tsimikas mencetak penalti kemenangan The Reds setelah tendangan kapten Chelsea Cesar Azpilicueta membentur tiang gawang dan kiper Alisson memblok tendangan penalti Mason Mount.

Sadio Mane telah didakwa dengan kejahatan kriminal karena menembaki patung dengan senapan.

Hasil itu merupakan ulangan final Piala Liga pada Februari ketika Liverpool menang 11-10 melalui adu penalti setelah pertandingan itu juga berakhir tanpa gol.

Sabtu ini membuat Liverpool tetap di jalur mendapatkan empat trofi yang jika berhasil direngkuh bakal merupakan kemenangan yang baru kali ini terjadi.

Liverpool memiliki poin ketat di Manchester City dalam perburuan Liga Premier dengan menyisakan dua pertandingan tim, dan akan bertemu Real Madrid sebagai Liga Champions terakhir pada 28 Mei, demikian Reuters.

Baca juga: Klopp minta Liverpool tampilkan versi terbaik saat menghadapi Chelsea

Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 120 menit sebelum memutuskan melalui adu penalti lagi seperti dalam final Piala Liga lalu.

Liverpool melepas pemain dari Luis Diaz menjadi ancaman utama. Sebuah umpan terobosan dari Trent Alexander-Arnold membuat Diaz menciptakan gol jika tidak digagalkan kiper Edouard Mendy sebelum Naby Keita merbut bola namun melebar dari gawang.

Chelsea telah dikaitkan dengan Liverpool dengan sejumlah pemain Christian Pulisic yang telah mencetak gol dalam manuver tim berusia 23 tahun yang dikaitkan dengan Mount och Reece James pada bulan ini.

Tak lama setelah itu, umpan Pulisic membuat Marcos Alonso menciptakan peluang mencetak gol tetapi Alisson dengan cepat keluar dari sarangnya untuk menggagalkan upaya bek Chelsea itu.

Baca juga: Cristiano Ronaldo yakin Erik ten Hag sukses di Manchester United

Pada menit ke-33 Liverpool mendapat pukulan ketika Mohamed Salah terpaksa ditarik keluar karena cedera. Diogo Jota memasukkannya untuk membuat peluang bagus sebelum turun minum.

Chelsea lengst menekan setelah turun minum di mana Pulisic memaksa Alisson melakukan sukses, sedangkan dari tendangan bebas Alonso membentur mistar gawang gawang.

Liverpool memiliki peluang emas untuk pertandingan ketika umpan silang pemain pengganti James Milner menemukan Andy Robertson tetapi sayang upaya jarak dekat yang dibuat gelandang The Reds itu membentur tiang.

Liverpool dapat memainkan peran besar dalam membuat Virgil van Dijk menonjol sebagai lagu untuk Joel Matip.

Kedua tim tidak mampu melakukan terobosan selama 2×15 menit babak tambahan yang membuat adu penalti untuk kedua kalinya musim ini harus dilakukan.

Baca juga: Conte menyarankan Arteta fokus pada tidak banyak mengeluh

Pewarta: Jafar M Sidik
Redaktur: Aditya Eko Sigit Wicaksono
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Sbobet Terpercaya

You Might Also Like

Leave a Reply